Sugeng rawuh wonten dalemipun vinuncah galekgalek mugi-mugi dadosaken erating pasuduluran
"Sungguh Beruntung Dan Bahagianya Seorang laki-laki/Perempuan jika mendapatkan Pasangan Yang Soleh/solehah.

Selalu menyejukkan hati dan indah dipandang mata,bibirnya selalu basah dengan baca'an dzikir setiap waktu,hidupnya selalu mengharapkan rahmat dan hidayah dari RAB-nya.


Urip iki mung mampir ngombe


kabeh uwong bakale mati mangkane ojo sok keminter, ojo sok kemeruh, ojo sok semugih

CANGKEME ayo podo ti atur, ojo angger ngablak


kabeh uwong namung sadremo nglakoni
urip iki pancen rekoso, ojo ngresulo.
eling marang sing kuwoso, sing luwih ngerti patine manungso, sing nyukupi rezeki tentreme ati, sukur cukup sandang pangan papan, bakal mukti pakarti.


Duh gusti.. nyuwun pangapuro sedoyo doso kawulo
Foto saya
kulo niki namung kawulo alit engkang mboten cetho...hina wonten ngajengipun gusti ingkang moho agung.kawulo ingkang katah "lepat utawi doso". nyuwun agunging pangapuro dumateng sederek sedoyo....menawi wonten penggalih wonten sak lebete rogo.kulo namung manungso cilik ingkang mboten wonten doyo,mugi-mugi ingkang moho kuoso maringi pangapuro dumateng rogo lan jiwo kawulo

Do’a Tak Dikabulkan, MENGAPA?

Pada suatu hari Sayidina Ali Karomalloohu Wajhah, berkhutbah di hadapan kaum Muslimin. Ketika beliau hendak mengakhiri khutbahnya, tiba-tiba berdirilah seseorang ditengah-tengah jamaah sambil berkata, “Ya Amirul Mu’minin, mengapa do’a kami tidak diijabah?

Padahal Alloh berfirman dalam Al Qur’an, “Ud’uunii astajib lakum” (berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu). Sayidina Ali menjawab, “Sesungguhnya hatimu telah berkhianat kepada Alloh dengan delapan hal, yaitu : 1. Engkau beriman kepada Alloh, mengetahui Alloh, tetapi tidak melaksanakan kewajibanmu kepada-Nya. Maka, tidak ada mamfaatnya keimananmu itu. 2. Engkau mengatakan beriman kepada Rosul-Nya, tetapi engkau menentang sunnahnya dan mematikan syari’atnya. Maka, apalagi buah dari keimananmu itu? 3. Engkau membaca Al Qur’an yang diturunkan melalui Rosul-Nya, tetapi tidak kau amalkan. 4. Engkau berkata, “Sami’na wa atho’na (Kami mendengar dan kami patuh), tetapi kau tantang ayat-ayatnya. 5. Engkau menginginkan syurga, tetapi setiap waktu melakukan hal-hal yang dapat menjauhkanmu dari syurga. Maka, mana bukti keinginanmu itu? 6. Setiap saat sengkau merasakan kenikmatan yang diberikan oleh Alloh, tetapi tetap engkau tidak bersyukur kepada-Nya. 7. Alloh memerintahkanmu agar memusuhi syetan seraya berkata, “ Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh bagi(mu) karena sesungguhnya syetan-syetan itu hanya mengajak golongan supaya mereka menjadi penghuni neraka yang nyala-nyala” (QS. Al Faathir [35] : 6). Tetapi kau musuhi syetan dan bersahabat dengannya. 8. Engkau jadikan cacat atau kejelekkan orang lain di depan mata, tetapi kau sendiri orang yang sebenarnya lebih berhak dicela daripada dia.
Nah, bagaimana mungkin do’amu diterima, padahal engkau telah menutup seluruh pintu dan jalan do’a tersebut. Bertaqwalah kepada Alloh, sholihkan amalmu, bersihkan batinmu, dan lakukan amar ma’ruf nahi munkar, nanti Alloh akan mengijabah do’amu itu. Dalam riwayat lain, ada seorang laki-laki datang kepada Imam Ja’far Shoddiq, lalu berkata, “Ada dua ayat dalam Al Qur’an yang aku paham apa maksudmu?” “Bagaimana dua bunyi ayat itu?” Tanya Imam Ja’far. Yang pertama berbunyi “ Ud’uunii astajib lakum” (Berdo’alah kepada-Ku niscaya akan Ku perkenankan bagimu), (QS. Al Mu’min [40] : 60). Lalu aku berdo’a dan aku tidak melihat do’aku diijabah,” ujarnya. “Apakah engkau berpikir bahwa Alloh akan melanggar janji-Nya?” tanya Imam Ja’far. “Tidak,” jawab orang itu. “Lalu ayat yang kedua apa?” Tanya Imam Ja’far lagi. “Ayat yang kedua berbunyi “Wamaa anfaqtum min syai’in fahuwa yukhlifuhuu, wahuwa khoirur rooziqin” (Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Alloh akan menggantinya dan Dialah pemberi rizki yang sebaik-baiknya), (QS. Saba [34] : 39). Aku telah berinfaq tetapi aku tidak melihat penggantinya,” ujarnya. “Apakah kamu berpikir Alloh melanggar janji-Nya?” tanya Imam Ja’far lagi. “Tidak,” jawabnya. “Lalu mengapa?” Tanya imam Ja’far. “Aku tidak tahu,” jawabnya. Imam Ja’far kemudian menjelaskan, “Akan kukabarkan kepadamu, Insya Alloh seandainya engkau menaati Alloh atas apa yang diperintahkan-Nya kepadamu, kemudian engkau berdo’a kepada-Nya, maka Alloh akan mengijabah do’amu. Adapun engkau berinfaq tidak melihat hasilnya, kalau engkau mencari harta yang halal, kemudian engkau infakkan harta itu di jalan yang benar, maka tidaklah infaq satu dirham pun, niscaya Alloh menggantinya dengan yang lebih banyak. Kalau engkau berdo’a kepada Alloh, maka berdo’alah kepada-Nya dengan Jihad Do’a. Tentu Alloh akan menjawab do’amu walaupun engkau orang yang berdosa.” “Apa yang dimaksud Jihad Do’a?” sela orang itu. Apabila engkau melakukan yang fardhu maka agungkanlah Alloh dan limpahkanlah Dia atas segala apa yang telah ditentukan-Nya bagimu. Kemudian, bacalah sholawat kepada Nabi SAW dan bersungguh-sungguh dalam membacanya. Sampaikan pula salam kepada imammu yang memberi petunjuk. Setelah engkau membaca sholawat kepada Nabi, kenanglah nikmat Alloh yang telah dicurahkan-Nya kepadamu. Lalu bersyukurlah kepada-Nya atas segala nikmat yang telah engkau peroleh. Kemudian engkau ingat-ingat sekarang dosa-dosamu satu demi satu kalau bisa. Akuilah dosa itu dihadapan Alloh. Akuilah apa yang engkau ingat dan minta ampun kepada-Nya atas dosa-dosa yang tak kau ingat. Bertaubatlah kepada Alloh dari seluruh maksiat yang kau perbuat dan niatkan bahwa engkau tidak akan kembali melakukannya. Beristighfarlah dengan seluruh penyesalan dengan penuh keikhlasan serta rasa takut tetapi juga dipenuhi harapan. Kemudian bacalah, “Ya Alloh, aku meminta maaf kepada-Mu atas seluruh dosaku. Aku meminta ampun dan taubat kepada-Mu. Bantulah aku untuk mentaati-Mu dan bimbinglah aku untuk melakukan apa yang Engkau wajibkan kepadaku segala hal yang engkau rdhoi. Karena aku tidak melihat seseorang bisa menaklukkan kekuatan kepada-Mu, kecuali dengan kenikmatan yang Engkau berikan. Setelah itu, ucapkanlah hajatmu. Aku berharap Alloh tidak akan menyiakan do’amu,” papar Imam Ja’far.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

monggo dipun isi gih...?

-::[[ Vinunvinun galek galek ]]::-

Penyejuk hati


AA'GYM



JEPRI AL BUKHORI

Renungan Hamba Allah

Pingin Download Klik Ning Kene
Wahai Ayah & IBU

Download Klik Ning Kene


-::[[ VINUNVINUN GAMEGAME ]]::-

Untuk Main Gunakan Tombol "D"(depan)."A"(belakang),"S"(menangkis)."W"(loncat) dan "T"(hantam),"Y"(tendang)
mbalik ning duwur